Translations:Yirmi Beşinci Söz/1042/id

    Risale-i Nur Tercümeleri sitesinden
    11.06, 14 Kasım 2024 tarihinde Ferhat (mesaj | katkılar) tarafından oluşturulmuş 182157 numaralı sürüm ("“Telah Kami tetapkan sejumlah kedudukan bagi bulan sehingga (setelah ia sampai kepada kedudukan yang terakhir) kembalilah ia se- perti tandan yang tua.” (QS. Yâsîn [36]: 39).Kata tersebut memperlihatkan satu gaya bahasa yang sangat in- dah. Hal itu karena bulan memiliki tempat berupa garis edar. Keti- ka bulan di tempat itu berbentuk seperti sabit, ia menyerupai tandan tua yang berwarna putih. Dengan perumpamaan tersebut, ayat di atas mengetengahka..." içeriğiyle yeni sayfa oluşturdu)
    (fark) ← Önceki sürüm | Güncel sürüm (fark) | Sonraki sürüm → (fark)

    “Telah Kami tetapkan sejumlah kedudukan bagi bulan sehingga (setelah ia sampai kepada kedudukan yang terakhir) kembalilah ia se- perti tandan yang tua.” (QS. Yâsîn [36]: 39).Kata tersebut memperlihatkan satu gaya bahasa yang sangat in- dah. Hal itu karena bulan memiliki tempat berupa garis edar. Keti- ka bulan di tempat itu berbentuk seperti sabit, ia menyerupai tandan tua yang berwarna putih. Dengan perumpamaan tersebut, ayat di atas mengetengahkan ke hadapan imajinasi pendengar bahwa seakan-akan di balik tirai langit ini terdapat sebuah pohon yang salah satu dahan- nya yang berwarna putih membelah tirai itu lalu mengeluarkan ujungnya. Nah, bintang kejora seperti satu ranting yang bergantung padanya. Sementara bintang-bintang yang lain laksana buah bercahaya dari pohon penciptaan yang tersembunyi. Jadi, tidak salah jika bulan sabit digambarkan dengan perumpamaan di atas kepada mereka yang sum- ber penghidupan dan sebagian besar kekuatannya berasal dari pohon kurma. Ia merupakan gaya bahasa yang sangat tepat dan indah ser- ta sangat relevan. Jika memiliki daya rasa, engkau pasti dapat mema- haminya.