83.131
düzenleme
("Sebab, kita termasuk orang yang diancam Tuhan dengan firman-Nya yang berbunyi:“Janganlah kalian menukar ayat-ayat-Ku dengan harga yang rendah.” (QS. al-Baqarah [2]: 41).Hal itu karena kita tidak bersikap ikhlas sehingga merusak ke- bahagiaan abadi hanya demi keinginan duniawi yang hina, rendah, berbahaya, keruh, dan tidak berguna, serta demi keuntungan pribadi yang tidak ada artinya, seperti kagum terhadap diri sendiri dan riya.Selain itu, kita terma..." içeriğiyle yeni sayfa oluşturdu) |
("Wahai saudara-saudaraku! Sesuatu urusan kebaikan yang penting dan besar selalu dihadang oleh banyak penghalang yang berba- haya. Setan berjuang dengan sungguh-sungguh untuk menghadang para pengabdi dalam pengabdian itu. Karenanya, perlu bersandar pada keikhlasan terhadap rintangan dan setan tadi. Maka dari itu, hindarilah berbagai hal yang bisa menghilangkan keikhlasan se- bagaimana engkau menghindari kalajengking dan ular. Nafsu am- mârah sama sekali t..." içeriğiyle yeni sayfa oluşturdu) |
||
24. satır: | 24. satır: | ||
Sebab, kita termasuk orang yang diancam Tuhan dengan firman-Nya yang berbunyi:“Janganlah kalian menukar ayat-ayat-Ku dengan harga yang rendah.” (QS. al-Baqarah [2]: 41).Hal itu karena kita tidak bersikap ikhlas sehingga merusak ke- bahagiaan abadi hanya demi keinginan duniawi yang hina, rendah, berbahaya, keruh, dan tidak berguna, serta demi keuntungan pribadi yang tidak ada artinya, seperti kagum terhadap diri sendiri dan riya.Selain itu, kita termasuk orang yang melanggar hak-hak saudara kita sendiri dalam mengabdi, melanggar prinsip pengabdian kepada al- Qur’an, serta termasuk orang yang kurang adab dengan tidak meng- hormati kesucian dan ketinggian hakikat keimanan. | Sebab, kita termasuk orang yang diancam Tuhan dengan firman-Nya yang berbunyi:“Janganlah kalian menukar ayat-ayat-Ku dengan harga yang rendah.” (QS. al-Baqarah [2]: 41).Hal itu karena kita tidak bersikap ikhlas sehingga merusak ke- bahagiaan abadi hanya demi keinginan duniawi yang hina, rendah, berbahaya, keruh, dan tidak berguna, serta demi keuntungan pribadi yang tidak ada artinya, seperti kagum terhadap diri sendiri dan riya.Selain itu, kita termasuk orang yang melanggar hak-hak saudara kita sendiri dalam mengabdi, melanggar prinsip pengabdian kepada al- Qur’an, serta termasuk orang yang kurang adab dengan tidak meng- hormati kesucian dan ketinggian hakikat keimanan. | ||
Wahai saudara-saudaraku! Sesuatu urusan kebaikan yang penting dan besar selalu dihadang oleh banyak penghalang yang berba- haya. Setan berjuang dengan sungguh-sungguh untuk menghadang para pengabdi dalam pengabdian itu. Karenanya, perlu bersandar pada keikhlasan terhadap rintangan dan setan tadi. Maka dari itu, hindarilah berbagai hal yang bisa menghilangkan keikhlasan se- bagaimana engkau menghindari kalajengking dan ular. Nafsu am- mârah sama sekali tidak bisa dipercaya sesuai dengan ucapan Nabi Yusuf dalam al-Qur’an:“Aku tidak menyatakan diriku bebas dari kesalahan. Sebab, sesungguhnya nafsu itu selalu mendorong kepada keburukan, kecuali (nafsu) yang dikasihi oleh Tuhanku.” (QS. Yûsuf [12]: 53). | |||
<div lang="tr" dir="ltr" class="mw-content-ltr"> | <div lang="tr" dir="ltr" class="mw-content-ltr"> |
düzenleme