Translations:Yirmi Üçüncü Lem'a/118/id

    Risale-i Nur Tercümeleri sitesinden
    13.34, 25 Aralık 2024 tarihinde Ferhat (mesaj | katkılar) tarafından oluşturulmuş 196470 numaralı sürüm ("'''Jawaban:'''Para filsuf tersebut tidak melihat seluruh entitas dengan cahaya dan perspektif al-Qur’an. Tetapi mereka melihatnya dengan kacamata “alam” dan “sebab”. Karenanya, keberadaan entitas berikut pembentukannya yang melalui faktor alam dan sebab-sebab materi menjadi persoalan yang rumit dan pelik sampai ke tingkat mustahil seperti yang telah kami jelaskan. Dalam menghadapi kerumitan tadi para filsuf tersebut terbagi dua:" içeriğiyle yeni sayfa oluşturdu)
    (fark) ← Önceki sürüm | Güncel sürüm (fark) | Sonraki sürüm → (fark)

    Jawaban:Para filsuf tersebut tidak melihat seluruh entitas dengan cahaya dan perspektif al-Qur’an. Tetapi mereka melihatnya dengan kacamata “alam” dan “sebab”. Karenanya, keberadaan entitas berikut pembentukannya yang melalui faktor alam dan sebab-sebab materi menjadi persoalan yang rumit dan pelik sampai ke tingkat mustahil seperti yang telah kami jelaskan. Dalam menghadapi kerumitan tadi para filsuf tersebut terbagi dua: