İçeriğe atla

Yirmi İkinci Lem'a/id: Revizyonlar arasındaki fark

"Menurutku, manakala ada seorang prajurit biasa menghadap kepada seorang jenderal, lalu ia mendapatkan penghormatan yang sama dari masyarakat dan mendapat sanjungan yang sama seperti yang diberikan kepada jenderal tersebut atau manakala jenderal tersebut menjadi seperti prajurit tadi dan berada dalam kondisi yang sama sepertinya; atau manakala seorang pemimpin pasukan yang cerdas yang membuat pasukannya menang mendapat sanjungan, penghormatan, dan kecinta..." içeriğiyle yeni sayfa oluşturdu
("Sebagai jawabannya, para penegak hukum harus menegakkan hukum tersebut kepada diri mereka terlebih dahulu. Baru kemudian mereka bisa memberlakukannya pada orang lain. Pemberlakuan sebuah undang-undang kepada orang lain dengan mengecualikan diri kalian mengandung pengertian bahwa kalian yang pertama-tama telah menentang undang-undang dan hukum kalian sendiri yang lain. Sebab, kalian menginginkan penerapan prinsip kesetaraan mutlak kepadaku. Sementara kali..." içeriğiyle yeni sayfa oluşturdu)
("Menurutku, manakala ada seorang prajurit biasa menghadap kepada seorang jenderal, lalu ia mendapatkan penghormatan yang sama dari masyarakat dan mendapat sanjungan yang sama seperti yang diberikan kepada jenderal tersebut atau manakala jenderal tersebut menjadi seperti prajurit tadi dan berada dalam kondisi yang sama sepertinya; atau manakala seorang pemimpin pasukan yang cerdas yang membuat pasukannya menang mendapat sanjungan, penghormatan, dan kecinta..." içeriğiyle yeni sayfa oluşturdu)
92. satır: 92. satır:
Sebagai jawabannya, para penegak hukum harus menegakkan hukum tersebut kepada diri mereka terlebih dahulu. Baru kemudian mereka bisa memberlakukannya pada orang lain. Pemberlakuan sebuah undang-undang kepada orang lain dengan mengecualikan diri kalian mengandung pengertian bahwa kalian yang pertama-tama telah menentang undang-undang dan hukum kalian sendiri yang lain. Sebab, kalian menginginkan penerapan prinsip kesetaraan mutlak kepadaku. Sementara kalian tidak menerapkannya untuk diri kalian.
Sebagai jawabannya, para penegak hukum harus menegakkan hukum tersebut kepada diri mereka terlebih dahulu. Baru kemudian mereka bisa memberlakukannya pada orang lain. Pemberlakuan sebuah undang-undang kepada orang lain dengan mengecualikan diri kalian mengandung pengertian bahwa kalian yang pertama-tama telah menentang undang-undang dan hukum kalian sendiri yang lain. Sebab, kalian menginginkan penerapan prinsip kesetaraan mutlak kepadaku. Sementara kalian tidak menerapkannya untuk diri kalian.


<div lang="tr" dir="ltr" class="mw-content-ltr">
Menurutku, manakala ada seorang prajurit biasa menghadap kepada seorang jenderal, lalu ia mendapatkan penghormatan yang sama dari masyarakat dan mendapat sanjungan yang sama seperti yang diberikan kepada jenderal tersebut atau manakala jenderal tersebut menjadi seperti prajurit tadi dan berada dalam kondisi yang sama sepertinya; atau manakala seorang pemimpin pasukan yang cerdas yang membuat pasukannya menang mendapat sanjungan, penghormatan, dan kecintaan yang sama seperti yang didapat oleh seorang tentara bodoh, ketika itulah kalian baru bisa berkata, “Jangan engkau sebut dirimu sebagai ulama! Tolaklah penghormatan manu- sia! Sangkallah kehormatanmu! Layanilah pembantumu! Temanilah para pengemis itu!”
Ne vakit bir nefer, bir müşirin makam-ı içtimaîsine çıkarsa ve milletin o müşire karşı gösterdikleri hürmet ve teveccühe iştirak ederse ve onun gibi o teveccüh ve hürmete mazhar olursa veyahut o müşir, o nefer gibi âdileşirse ve o neferin sönük vaziyetini alırsa ve o müşirin vazife haricinde hiçbir ehemmiyeti kalmazsa hem eğer, en zeki ve bir ordunun muzafferiyetine sebebiyet veren bir erkân-ı harp reisi, en aptal bir neferle teveccüh-ü âmmede ve hürmet ve muhabbette müsavata girerse; o vakit sizin bu müsavat kanununuz hükmünce bana şöyle diyebilirsiniz: “Kendine hoca deme! Hürmeti kabul etme! Faziletini inkâr et! Hizmetçine hizmet et! Dilencilere arkadaş ol!”
</div>


<div lang="tr" dir="ltr" class="mw-content-ltr">
<div lang="tr" dir="ltr" class="mw-content-ltr">